Sabtu, 19 Disember 2009

Dunia Akan Beku Tanpa Cinta



Tujuh abad yang lalu Jalaluddin Rumi sufi besar dalam karyanya yang teragung "Matsnawi"mengungkapkan."Jika tiada cinta dunia akan membeku". Cinta baginya adalah umpama lautan luas dan dalam seluas dan sedalam daya jelajah nurani manusia itu sendiri.Cintalah yang semestinya menjadi anak kunci utama bagi hubungan antara manusia antara kebudayaan dan antara sistem hidup yang berbeza.Jelas sekali hari ini akibat corak hubungan manusia yang terlepas dari panduan cinta dan pertimbangan yang rasional telah membawa manusia kepada kebinasaan dan kehancuran.Contoh yang jelas peperangan yang berlaku sesama manusia adalah manifestasi dan iklim hati yang membeku,kecuali perang untuk membela diri dan membela keadilan yang hakiki.

Cinta adalah akar dari segala kebaikkan dan keutamaan hidup manusia.Jesteru itu,Rasulullah saw dalam satu hadithnya memberi panduan yang bermaksud:
"Tidaklah berimah seseorang diantara kamu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimanan ia mencintai dirinya sendiri."

Namun disaat peradaban manusia semakin materialistik, sombong, serta tamak haloba,masih adakah telinga yang mahu mendengar pesan-pesan agung para Nabi itu? Dan hakikat ini juga Nabi Isa a.s dikatakan pernah berpesan:"Cintailah jiranmu".

Tidak dinafikan bahawa peradaban yang menguasai arus globalisasi,berkat ilmu dan teknologi moden adalah peradaban yang lahir dan keadaaan hati yang sedang membeku. Akibat kebekuan hati manusia akan lenyapnya kepekaan terhadap nilai baik dan buruk. Baik dan buruk telah dijadikan barang perniagaan tanpa modal Hati yang beku dan tertutup inilah yang dinyatakan dalam Al-Quran suruh Al-Araaf ayat 179..firman Allah yang bermaksud:

"Dan sesungguhnya kami jadikan untuk neraka jahanam banyak jin dan manusia yang mempunyai hati (tetapi) tidak mahu memahami dengannya (ayat-ayat Allah) dan yang mempunyai mata (tetapi) tidak mahu melihat dan dengannya dan mempunyai telinga tetapi tidak mahu mendengar ajaran dan nasihat."

Hati mereka sudah buta dan sudah tidak berfungsi lagi sebagaimana mestinya.Implikasi kedua akibat hati adalah hubungan persaudaraan hanya didasarkan semata-mata atas kekuatan benda dan kepentingan-kepentingan duniawi lain. Akibatnya suasana persaudaraan umat manusia di dunia terasa begitu kering dan tandus.Umat Islam berpecah belah dan berperang sesama sendiri dan ajaran persaudaraan sejati seperti yang ditekan oleh al-Quran sudah tidak dihirau lagi semata-mata kerana tarikan kepentingan benda dan bangsa yang lebih diutamakan.

Implikasi ketiga akibat kebekuan hati manusia kita dapat lihat bentuk tindakannya yang rakus,baik terhadap benda mahupun terhadap kekuasaan. Benda dan kekuasaan seseungguhnya apabila jatuh ke tangan hati yang beku akan membawa malapetaka.Kerakusan itu sebenarnya adalah simbol dan struktur batin yang sakit dan tidak bermaya.Malangnya,hari ini banyak sekali manusia tidak mampu melihat bencana yang mungkin ditumbulkan oleh watak manusia yang rakus ini.Ketumpulan wawasan moral dan kerakusan terhadap kebendaan dan kekuasaan sepanjang sejarah telah mencabik-cabikkan prinsip kesatuan umat manusia.

Para sahabat yang dikasihi:

Carilah cinta yang hakiki dan cinta kepada yang lain kerana Allah,janganlah kerana cinta,kita sanggup menggadaikan agama dan maruah kita.Ingatlah kita akan dipersoal kerananya kelak.

Begitulah antara 3 implikasi yang dapat kita sama-sama hayati dan fikir-fikirkan bila mana perasaan cinta yang dikurniakan Allah swt didalam hati manusia itu disalah guna.Ya,memang benar"dunia akan membeku jika tiadanya cinta..membeku dan terhenti dari perkara-perkara kebaikkan,keprihatinan dan kasih sayang.Moga bermanfaat buat semua..insyaALLAH.

Dunia Cinta


Kehidupan di dunia
Kadang kala indah bagai bulan purnama
Kadang kala menyakitkan bagai tiba gerhana…

Hati yang berdetik
Namun mulut tetap terkunci
Tidak mampu melafazkan
Yang tersurat di hati
Kerana jendela bibir terkunci rapi

Jiwa meratap pedih
Perasaan menagih kasih
Orang yang dinanti
Datang bagaikan mimpi

Hinanya diri
Diperlakukan sebegini..
Bagai tiada erti
Umpama hilang perasaan hati

Termenung ku seketika
Dilamun mimpi khayalan yang tak sudah
Diri masih tertanya-tanya
Kemana hilangnya kemanisan di dunia

Kunci yang dicari
Hilang tetap tak ditemui
Kaki yang melangkah kedepan
Tiba-tiba tersisir ke belakang
Bagai hidup tiada penghujung
Umpama bunga hilang wanginya
Ibarat daun tiada hijaunya
Dunia yang berputar
Namun kaki tidak terlangkah
Masa yang berlari
Namun jiwa masih terhenti
Umpama memijak diawangan
Bagai berlari dikayangan
Ibarat ada dalam tiada
Dicapai tapi tidak terasa
Digenggam namun terlepas jua
Ibarat diri bayang-bayang
Yang berpijak di bumi nyata

Diri tinggal tanda Tanya
Beginikah dunia?
Yang selama ini dikejar
Namun tak pernah ditemui
Beginikah hidup?
Yang selama ini diterokai
Namun masih menjadi misteri…

Apa yang harus diingati
Yang pergi takan ada lagi
Yang wujud bakal tiba pengganti
Yang tinggal tetap jua kembali

Misterinya kehidupan..
Makin ditanya
Makin banyak persoalan
Makin diteroka
Makin banyak rasia

Apa yang dikata
Telah lama tersirat dijiwa
Apa yang dicari
telah lama ditemui
apa yang dibenci
sebenarnya paling disayangi
itulah
kenyataan diri
kebenaran yang ditemui
sengaja disembunyi
lagi dicari..

Cinta…
Ibarat lautan terbentang
Kasihnya tetap ketepian
Semakin cuba diselami
Semakin dalam hati merasai
Semakin banyak yang dijumpai
Kasihnya tiada ganti
Tidak juga berbelah bagi


Muhasabah Cinta

Semakin besar cinta kita, akan semakin besar motivasi yang bangkit.

Lihatlah, banyak orang yang sampai nekat bunuh diri karena putus cinta. Ini menggambarkan bahwa cinta memiliki kekuatan untuk menggerakkan diri kita, bahkan untuk hal-hal yang buruk dan tidak masuk akal. Mungkin Anda sudah banyak mendengarkan kisah cinta picisan, apa pun dilakukan “karena cinta”.

Joe Vitale menyadari kekuatan cinta sebagai motivator utama setelah dia melihat film 50 First Dates (2004) (50 Kencan Pertama) yang menggambarkan usaha seorang pria yang setiap hari berusaha membuat seroang wanita jatuh cinta kepadanya. Usaha ini dilakukan setiap hari, karena sang gadis pujaan memiliki ingatan yang mampu mengingat cuma 1 hari. Ini hanya salah satu dari sekian kisah cinta dalam film.

Anda bisa memanfaatkan kekuatan cinta ini untuk mendapatkan motivasi diri. Tentu saja, tidak sebatas cinta terhadap lawan jenis, tetapi cinta kepada hal lainnya juga. Saat Anda mencintai pekerjaan Anda, Anda akan memiliki motivasi yang cukup saat bekerja. Lihatlah pemasin sepak bola, di tengah jadwal yang ketat, mereka tetap enjoy bermain di lapangan, karena mereka mencintai profesinya sebagai pesebak bola.

Namun, ada cinta yang paling kuat. Saat Anda tidak memiliki cinta ini, sungguh Anda sudah menyia-nyiakan hidup Anda. Inilah cinta yang paling besar, yang memotivasi para mujahid di medan perang. Tidak takut mati, tidak takut rasa sakit, tidak takut apa pun, demi cinta ini. Cinta ini tiada lain, cinta kepada Allah.

Karena bekerja adalah bagian dari ibadah. Begitu juga bisnis adalah bagian dari ibadah. Dan, ibadah adalah sebagai cinta kita kepada Allah, maka kerja dan bisnis kita juga adalah perwujudan cinta kita kepada Allah. Seharusnya, saat kita bekerja dan bisnis, kita akan memiliki motivasi yang tinggi.

Sudahkah?

Mari kita pancangkan niat kita, bahwa kerja dan bisnis kita untuk beribadah. Marilah kita pupuk kesadaran kita, bahwa bisnis dan kerja kita adalah salah bentuk wujud cinta kita kepada Allah.

Adakah perasaan cinta kita kepada Allah? Jika terasa kurang, maka iman kita harus ditingkatkan lagi. Sebab cinta kepada Allah hanya dimiliki oleh mereka yang beriman.

Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. (QS Al Baqarah:165)

Cinta....

Bila bercinta, jadikan kekasih Anda seperti seorang kawan rapat. Pada dia Anda berkongsi segala, suka dan duka, gembira, tawa serta cabaran yang melanda hidup Anda.

Cinta adalah emosi positif yang amat kuat. Kerana cinta, sesiapa saja sanggup berkorban segala dan buat apa saja. Cinta sifatnya subjektif, sama ada cinta pada ibu bapa, negara mahupun cinta pada seorang kekasih.

Kita bersemangat bila adanya cinta dan motivasi juga naik membara bila ada semarak cinta. Tekanan, risau dan gundah gulana hilang bila munculnya cinta. Cinta juga wujud dalam semangat setia kawan, bak kata Bob AF2, Cinta Seorang Teman.

Andai Anda tiada kekasih yang untuk mencurah cinta, tumpahkan kasih sayang Anda pada ibu bapa, keluarga, adik beradik mahupun hobi Anda.

Sejak dari dulu lagi, motivasi timbul bila adanya rasa cinta. Jadi, untuk memberi semangat pada diri sendiri, timbulkan rasa cinta di dalam hati Anda, kalau boleh dari pagi hingga ke malam hari!.

Elak memandang cinta sebagai emosi yang menyakitkan, sedih ataupun pilu kerana sikap negatif sebegitu akan membuang motivasi jauh dari diri Anda. Kesannya, Anda sukar nak ada motivasi dalam apa jua yang Anda lakukan.

Kita sentiasa ada dua pilihan, hitam atau putih, positif atau negatif, gembira atau sengsara. Mengapa perlu berduka, sedangkan Anda ada pilihan untuk bertukar menjadi gembira.

Kuatkan semangat dan sabarkan hati, walau apa jua yang terjadi.

Petikan Cinta


Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.

Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.

Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.

Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.

Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.